Pernahkah Anda menemukan kata البَيْتُ dan بَيْتٌ dalam bahasa Arab? Mungkin Anda tahu bahwa keduanya berarti rumah (bayt). Tapi, mengapa yang satu memakai Al dan yang satu tidak? Dalam bahasa Inggris البَيْتُ diartikan sebagai ‘The house’ sedangkan بَيْتٌ diartikan sebagai ‘a house’. Bahasa Arab tidak memiliki kata/huruf khusus yang diartikan ‘a’/’an’ dan ‘the’, tapi dengan cara mengubah bentuk suatu isim dari yang memakai Al kepada yang tidak.
Bentuk isim yang memakai Al, disebut مَعْرِفَةٌ (Inggris: Definite). Sedangkan yang tanpa Al disebut نَكِرَةٌ (Inggris: Indefinite).
Perhatikan ciri masing-masing.
مَعْرِفَةٌ cirinya adalah diawali Al (ال) dan diakhiri tanpa tanwin.
نَكِرَةٌ cirinya adalah diawali tanpa Al (ال) dan diakhiri tanwin.
Itu berarti tidak mungkin suatu isim diawali Al sekaligus diakhiri tanwin. Sebagai contoh, silakan diklarisifikasikan apakah kata-kata di bawah ini مَعْرِفَةٌ atau نَكِرَةٌ!
a. القَلَمُ
b. مَسْجِدٌ
c. مُحَمَّدٌ
d. قَلَمٌ
e. المَسْجِدٌ
Sudah bisa menjawab? Mana yang ma’rifah? Benar, poin a. Mengapa? Karena diawali Al (dan tanpa tanwin). Mana yang nakiroh? Benar, poin b dan d. Kenapa? Karena tanpa Al dan diakhiri tanwin. Lalu poin e itu apa? Jawabnya adalah itu tidak ada. Sebuah isim tidak mungkin diawali Al dan sekaligus diakhiri tanwin. Lantas, poin c apa? Ia tanpa Al dan diakhiri tanwin. Maka ia adalah ma’rifah. Lhoh? Nama orang ,dalam hal ini مُحَمَّدٌ, walaupun tanpa Al, ia tetaplah ma’rifah. Karena dengan menyebut nama orang, maka kita sudah tahu ‘benda’ yang dimaksud/bendanya tertentu.
Pertanyaan: Kapan kita menggunakan ma’rifah atau nakiroh? Insyaallah akan segera kita bahas.
keyword:
arab, bahasa arab dari nol, belajar bahasa arab, belajar bahasa arab dari nol, belajar bahasa arab untuk pemula, DR V Abdurrahim, irob, ma'rifah, madina arabic, majrur, marfu,
Perhatikan ciri masing-masing.
مَعْرِفَةٌ cirinya adalah diawali Al (ال) dan diakhiri tanpa tanwin.
نَكِرَةٌ cirinya adalah diawali tanpa Al (ال) dan diakhiri tanwin.
Itu berarti tidak mungkin suatu isim diawali Al sekaligus diakhiri tanwin. Sebagai contoh, silakan diklarisifikasikan apakah kata-kata di bawah ini مَعْرِفَةٌ atau نَكِرَةٌ!
a. القَلَمُ
b. مَسْجِدٌ
c. مُحَمَّدٌ
d. قَلَمٌ
e. المَسْجِدٌ
Sudah bisa menjawab? Mana yang ma’rifah? Benar, poin a. Mengapa? Karena diawali Al (dan tanpa tanwin). Mana yang nakiroh? Benar, poin b dan d. Kenapa? Karena tanpa Al dan diakhiri tanwin. Lalu poin e itu apa? Jawabnya adalah itu tidak ada. Sebuah isim tidak mungkin diawali Al dan sekaligus diakhiri tanwin. Lantas, poin c apa? Ia tanpa Al dan diakhiri tanwin. Maka ia adalah ma’rifah. Lhoh? Nama orang ,dalam hal ini مُحَمَّدٌ, walaupun tanpa Al, ia tetaplah ma’rifah. Karena dengan menyebut nama orang, maka kita sudah tahu ‘benda’ yang dimaksud/bendanya tertentu.
Pertanyaan: Kapan kita menggunakan ma’rifah atau nakiroh? Insyaallah akan segera kita bahas.
Catatan:
- hanya isim, yang mempunyai bentuk ma’rifah – nakiroh
- definite/ma’rifah: bendanya tertentu.
- indefinite/nakirah: bendanya masih umum.
keyword:
arab, bahasa arab dari nol, belajar bahasa arab, belajar bahasa arab dari nol, belajar bahasa arab untuk pemula, DR V Abdurrahim, irob, ma'rifah, madina arabic, majrur, marfu,
No comments:
Post a Comment